9 Amalan Sunnah yang Sering Terlupakan
Menghidupkan Sunnah Kecil yang Bernilai Besar
Islam bukan hanya mengajarkan ibadah-ibadah wajib, tetapi juga berbagai amalan sunnah yang menjadi pelengkap kesempurnaan iman seorang Muslim. Sayangnya, di tengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari, banyak amalan sunnah yang mulai jarang diamalkan bahkan terlupakan. Padahal, amalan-amalan tersebut memiliki keutamaan yang besar dan menjadi bukti kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT serta Rasulullah ﷺ.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa menghidupkan sunnahku yang telah mati setelahku, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)
Karena itu, menghidupkan kembali amalan sunnah yang mulai ditinggalkan merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
1. Bersiwak Sebelum Shalat
Bersiwak atau membersihkan gigi merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah ﷺ sangat menyukai kebersihan mulut karena mulut digunakan untuk membaca Al-Qur’an dan berdzikir kepada Allah.
Beliau bersabda:
“Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap hendak shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Saat ini, siwak bisa dilakukan menggunakan kayu siwak ataupun sikat gigi yang berfungsi membersihkan mulut. Sunnah ini sering terlupakan padahal sangat mudah dilakukan.
2. Membaca Doa Ketika Keluar dan Masuk Rumah
Banyak orang terbiasa keluar rumah tanpa membaca doa. Padahal Rasulullah ﷺ mengajarkan doa-doa sederhana yang mengandung perlindungan dan keberkahan.
Ketika keluar rumah:
“Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, la haula wa la quwwata illa billah.”
Dengan doa tersebut, seorang Muslim menyerahkan urusannya kepada Allah dan memohon perlindungan dari berbagai keburukan.
Begitu pula saat masuk rumah, membaca salam dan menyebut nama Allah akan menjauhkan rumah dari gangguan setan serta membawa ketenangan bagi penghuninya.
3. Shalat Sunnah Dua Rakaat Sebelum Subuh
Di antara sunnah yang sangat ditekankan adalah shalat sunnah qabliyah Subuh.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Dua rakaat sebelum Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim)
Betapa besar keutamaannya, namun tidak sedikit orang yang terburu-buru menuju shalat Subuh berjamaah tanpa melaksanakan sunnah ini.
4. Duduk Sebentar Setelah Shalat Subuh untuk Berdzikir
Rasulullah ﷺ memiliki kebiasaan berdzikir dan berdiam di tempat shalat setelah Subuh hingga matahari terbit.
Beliau bersabda:
“Barang siapa shalat Subuh berjamaah kemudian duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit lalu shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.” (HR. Tirmidzi)
Amalan ini sangat ringan tetapi memberikan pahala yang luar biasa besar.
5. Mengucapkan Salam Terlebih Dahulu
Salam adalah syiar Islam sekaligus doa yang mengandung keberkahan. Namun di era komunikasi modern, banyak orang lebih sering memulai percakapan dengan sapaan biasa daripada mengucapkan salam.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim)
Membiasakan salam akan menumbuhkan rasa kasih sayang, persaudaraan, dan keberkahan dalam hubungan sesama Muslim.
6. Tidur dalam Keadaan Berwudhu
Sebelum tidur, Rasulullah ﷺ selalu berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat.
Beliau bersabda:
“Apabila engkau hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhu untuk shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Selain membawa keberkahan, tidur dalam keadaan suci juga menjadi sebab seseorang lebih mudah bangun untuk beribadah pada malam hari.
7. Membaca Dzikir Setelah Shalat
Tidak sedikit orang yang langsung beranjak setelah salam tanpa meluangkan waktu untuk berdzikir.
Padahal Rasulullah ﷺ mengajarkan berbagai bacaan dzikir setelah shalat, seperti istighfar, tasbih, tahmid, takbir, dan membaca Ayat Kursi.
Dzikir setelah shalat menjadi penyempurna ibadah dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
8. Membaca Surat Al-Mulk Sebelum Tidur
Rasulullah ﷺ menganjurkan membaca Surat Al-Mulk setiap malam karena menjadi sebab perlindungan dari azab kubur.
Membiasakan membaca surat ini sebelum tidur hanya memerlukan beberapa menit, namun manfaatnya sangat besar bagi kehidupan akhirat.
9. Tersenyum kepada Sesama
Sering kali seseorang menganggap senyum sebagai hal sepele. Padahal dalam Islam, senyum termasuk sedekah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi)
Dengan senyum, hubungan antar sesama menjadi lebih hangat, suasana lebih nyaman, dan hati menjadi lebih lapang.
Hikmah Mengamalkan Sunnah
Menghidupkan sunnah memiliki banyak manfaat, di antaranya:
- Mendapatkan pahala tambahan di luar ibadah wajib.
- Menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ.
- Menyempurnakan kekurangan dalam ibadah wajib.
- Menjadi sebab turunnya keberkahan hidup.
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Menghidupkan syiar Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Amalan sunnah yang kecil jika dilakukan secara istiqamah akan lebih dicintai Allah daripada amalan besar yang hanya dilakukan sesekali.
Penutup
Banyak amalan sunnah yang tampak sederhana namun memiliki pahala yang luar biasa di sisi Allah SWT. Bersiwak, mengucapkan salam, berdzikir setelah shalat, berwudhu sebelum tidur, hingga puasa Senin-Kamis adalah contoh amalan yang sering terlupakan di tengah kesibukan kehidupan modern.
Sebagai umat Rasulullah ﷺ, sudah sepatutnya kita berusaha menghidupkan kembali sunnah-sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari. Jangan menunggu untuk melakukan amalan besar. Mulailah dari sunnah yang ringan namun dilakukan secara konsisten. Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk mengikuti jejak Rasulullah ﷺ dan mengumpulkan kita bersama beliau di surga kelak. Aamiin.
