Kesunnahan Puasa di Bulan Muharram
Bismillahirrahmanirrahim
Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Selain menjadi penanda awal tahun dalam kalender Hijriah, Muharram juga termasuk dalam empat bulan haram (bulan yang dimuliakan) yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, termasuk melaksanakan puasa sunnah.
Muharram, Bulan Allah yang Mulia
Rasulullah ﷺ memberikan keistimewaan tersendiri kepada bulan Muharram dengan menyebutnya sebagai Syahrullah (bulan Allah). Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram."(HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa puasa sunnah di bulan Muharram memiliki keutamaan yang sangat besar. Oleh karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah selama bulan Muharram sesuai kemampuan masing-masing.
Puasa Asyura: Puasa yang Sangat Dianjurkan
Salah satu puasa yang paling terkenal di bulan Muharram adalah Puasa Asyura, yaitu puasa pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Puasa Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu."(HR. Muslim)
Keutamaan ini menjadi motivasi besar bagi kaum muslimin untuk tidak melewatkan ibadah puasa pada hari Asyura. Namun yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar tetap memerlukan taubat yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT.
Dianjurkan Berpuasa Tanggal 9 dan 10 Muharram
Ketika Rasulullah ﷺ mengetahui bahwa kaum Yahudi juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS, beliau ingin membedakan ibadah umat Islam dengan menambahkan puasa sehari sebelumnya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Jika aku masih hidup sampai tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan."(HR. Muslim)
Karena itu, para ulama menganjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram (Tasua dan Asyura). Sebagian ulama juga menganjurkan menambah puasa tanggal 11 Muharram agar lebih sempurna dalam menyelisihi kebiasaan kaum Yahudi.
Hikmah Puasa Muharram
Puasa di bulan Muharram mengandung banyak hikmah, di antaranya:
✅ Mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah sunnah.
✅ Menghapus dosa-dosa kecil yang telah lalu dengan izin Allah.
✅ Meneladani sunnah Rasulullah ﷺ.
✅ Melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri.
✅ Mengawali tahun Hijriah dengan amal saleh dan semangat hijrah menuju kebaikan.
Mengisi Awal Tahun dengan Ketaatan
Tahun baru Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, tetapi momentum untuk memperbaiki diri. Salah satu cara terbaik mengawali tahun adalah dengan memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah di bulan Muharram.
Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita untuk menghidupkan sunnah Rasulullah ﷺ, memperbanyak amal saleh di bulan Muharram, serta meraih ampunan dan keberkahan-Nya.
Mari sambut bulan Muharram dengan semangat hijrah, memperbanyak ibadah, dan mengisi hari-hari kita dengan ketaatan kepada Allah SWT.
Wallahu a'lam bish shawab.
